PLN menegaskan tarif listrik untuk periode April–Juni 2026 tidak mengalami kenaikan di tengah ramainya keluhan warganet soal tagihan yang tiba-tiba membengkak. Penjelasan ini muncul setelah sejumlah pengguna media sosial, terutama di platform X, mengaku tagihan listrik mereka melonjak hingga 100 persen meski merasa kebiasaan pemakaian di rumah tidak berubah.
Executive Vice President Komunikasi Korporat dan TJSL PT PLN (Persero), Gregorius Adi Trianto, menyebut tarif listrik tetap mengikuti kebijakan pemerintah melalui Kementerian ESDM. Ia menegaskan bahwa tarif pada periode tersebut tidak berubah dari periode sebelumnya.
Tagihan naik tidak selalu berarti tarif berubah
PLN menilai lonjakan tagihan yang dirasakan pelanggan tidak otomatis berkaitan dengan kenaikan tarif. Greg menjelaskan, perubahan pola konsumsi listrik di rumah bisa membuat pembayaran terlihat lebih besar meski tidak ada perubahan pada perangkat elektronik yang digunakan.
Faktor seperti cuaca, suhu yang lebih tinggi, dan aktivitas rumah tangga yang meningkat ikut memengaruhi besarnya pemakaian. Saat aktivitas di rumah lebih padat, penggunaan listrik harian dapat bertambah tanpa disadari.
Kondisi itu membuat sebagian pelanggan merasa pemakaian tetap sama, padahal durasi atau intensitas penggunaan beberapa perangkat sudah berbeda dari biasanya. Dalam banyak kasus, perubahan kebiasaan harian menjadi salah satu penyebab tagihan terasa melonjak.
Cara memantau pemakaian lewat PLN Mobile
Untuk membantu pelanggan melihat pola penggunaan listrik, PLN menyarankan pengecekan riwayat pembelian token dan pembayaran tagihan melalui PLN Mobile. Aplikasi ini disebut dapat memudahkan pelanggan memantau penggunaan secara mandiri agar lebih efisien.
Pelanggan bisa membuka aplikasi PLN Mobile, lalu memilih menu “Token dan Pembayaran” di halaman utama. Jika akun belum terdaftar, pelanggan dapat menekan “Tambah ID Pelanggan” dan memasukkan ID Pelanggan.
Setelah itu, pelanggan pascabayar bisa memilih “Riwayat Penggunaan”. Sementara itu, pelanggan prabayar dapat membuka “Riwayat Pembelian Token” untuk melihat catatan pemakaian yang sudah dilakukan.
Imbauan hemat dan aman di rumah
Selain mendorong pemantauan penggunaan, PLN juga mengingatkan pelanggan agar memakai listrik secara aman dan bijak. Salah satu langkah yang disarankan adalah memeriksa instalasi listrik rumah secara berkala.
PLN juga meminta pelanggan mencabut perangkat elektronik yang tidak digunakan agar konsumsi energi tetap terkendali. Langkah sederhana seperti ini dinilai bisa membantu menekan pemakaian yang tidak disadari.
Keluhan tagihan listrik yang dianggap membengkak tetap menjadi perhatian karena banyak pelanggan merasa pola pakai mereka tidak berubah. Namun, PLN menegaskan tarif listrik untuk periode April–Juni 2026 tetap mengikuti ketetapan pemerintah, sementara perubahan konsumsi rumah tangga masih menjadi penjelasan utama atas tagihan yang terasa lebih besar.
Source: www.viva.co.id






