Relawan Jawa Timur Menguatkan Layanan Umat di Aceh Tamiang, Dari Air Bersih Hingga Wakaf

Author: Redaksi Android62

Sinergi Muhammadiyah di Aceh Tamiang terlihat makin konkret ketika kunjungan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur tidak hanya dipandang sebagai agenda silaturahmi, tetapi juga sebagai ruang memperkuat layanan yang langsung dirasakan warga. Di daerah ini, penguatan syiar berjalan beriringan dengan urusan air bersih, wakaf, dan pengelolaan amal usaha.

Pertemuan persiapan di Masjid Desa Serba pada Minggu sore menjadi titik temu berbagai unsur Muhammadiyah di wilayah Tamiang Hulu. Forum yang dimulai pukul 16.00 WIB itu menghadirkan pimpinan daerah, Pimpinan Cabang Muhammadiyah Tamiang Hulu, tiga ranting baru, yakni PRM Sunting, PRM Serba, dan PRM Batang Ara, serta Datuk Penghulu Desa Serba sebagai wakil pemerintah kampung.

Kehadiran banyak unsur dalam pertemuan itu menunjukkan bahwa agenda kunjungan disusun untuk menjawab kebutuhan lapangan. Pembahasan tidak berhenti pada penyambutan rombongan, tetapi langsung mengarah pada penguatan langkah organisasi dan pelayanan umat.

Salah satu fokus utama yang muncul adalah peresmian program PAMSIMAS di Desa Sunting. Program itu lahir dari respons Muhammadiyah terhadap banjir yang sebelumnya melanda Aceh, lalu diperkuat melalui kerja relawan dari Jawa Timur yang membantu memulihkan kebutuhan dasar warga.

Revitalisasi sistem air bersih di Desa Sunting menjadi contoh paling nyata dari kerja tersebut. Sistem itu dilengkapi sumur bor, sehingga manfaatnya masih dirasakan masyarakat sampai sekarang.

Wakaf dan aset umat ikut dibahas

Selain urusan air bersih, forum juga membahas kunjungan ke TK Batang Ara yang sedang dalam proses wakaf ke Muhammadiyah. Peninjauan tanah wakaf untuk pembangunan mushola di Serba ikut masuk dalam agenda, bersama pembahasan pengelolaan aset wakaf di wilayah PCM Tamiang Hulu.

Rangkaian pembahasan ini memperlihatkan bahwa kunjungan PWM Jawa Timur diposisikan sebagai bagian dari penguatan fondasi jangka panjang. Bagi pengurus di daerah, dakwah tidak hanya berbicara tentang seruan, tetapi juga tentang ketersediaan fasilitas dan pengelolaan aset umat yang tertib.

Rombongan dari Jawa Timur direncanakan dipimpin Wakil Ketua PWM Jawa Timur. Mereka juga akan didampingi perwakilan MDMC Jawa Timur dan Lazismu Jawa Timur dalam agenda yang berkaitan dengan peresmian revitalisasi program PAMSIMAS di Desa Sunting.

Kehadiran relawan mengubah pandangan warga

Bagi PDM Aceh Tamiang, pengalaman saat masa tanggap darurat banjir menjadi titik balik penting. Relawan Muhammadiyah Jawa Timur hadir di Sunting, Serba, dan Batang Ara ketika masyarakat menghadapi situasi sulit, lalu meninggalkan manfaat yang masih dipakai hingga hari ini.

Peran itu juga berdampak pada cara pandang warga. Menurut perwakilan PDM, Muhammadiyah yang sebelumnya sempat dipersepsikan negatif oleh sebagian masyarakat kini mulai diterima lebih luas karena kerja nyata yang benar-benar dirasakan.

Datuk Penghulu Desa Serba menyampaikan apresiasi atas kehadiran Muhammadiyah di kampungnya. Ia menyebut warga sudah mengenal Muhammadiyah lewat kajian, tetapi kehadiran relawan dari Jawa Timur membuat gaung organisasi itu semakin kuat di tengah masyarakat.

Harapan agar ranting-ranting yang telah terbentuk dapat berkembang juga menjadi bagian dari arah pembicaraan. PDM Aceh Tamiang memandang penguatan ranting baru di Tamiang Hulu sebagai modal penting untuk membuat layanan organisasi lebih dekat dengan warga.

Pertemuan di Masjid Desa Serba akhirnya menegaskan satu hal yang menjadi benang merah dari seluruh agenda. Syiar Muhammadiyah di Aceh Tamiang didorong lewat kerja yang terasa langsung, mulai dari air bersih, wakaf, hingga sinergi lintas wilayah yang memperkuat pelayanan umat.

Source: pwmu.co
Berita Terbaru