Pemerintah menyiapkan renovasi menyeluruh untuk sekolah-sekolah di Indonesia dalam rentang 2-3 tahun ke depan. Program itu tidak hanya menyasar kota besar, tetapi juga wilayah perbatasan dan pulau terluar seperti Miangas di Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara.
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan bahwa pembenahan akan dimulai tahun ini lalu dijalankan bertahap sampai seluruh sekolah masuk dalam agenda perbaikan. Dengan begitu, fasilitas belajar mengajar diharapkan bisa lebih merata di berbagai daerah, termasuk lokasi yang paling jauh dari pusat pemerintahan.
Miangas jadi perhatian untuk layanan dasar
Di Miangas, perhatian pemerintah diarahkan pada fasilitas yang paling sering digunakan warga, terutama sekolah dan puskesmas. Prabowo menekankan bahwa wilayah terluar tetap harus mendapat perhatian yang sama dengan daerah lain di Indonesia.
Ia juga menegaskan bahwa kehadiran negara harus terlihat melalui layanan dasar yang layak. Karena itu, pembenahan fasilitas di pulau paling utara Indonesia tersebut ditempatkan sebagai bagian dari upaya menjaga mutu pendidikan dan kesehatan masyarakat perbatasan.
Perbaikan fisik berjalan bersama digitalisasi
Saat meninjau SMK Negeri 2 Talaud, Prabowo turut melihat bantuan digitalisasi sekolah. Ia menanyakan langsung apakah sekolah sudah menerima papan digital interaktif yang disebut akan mendukung proses belajar mengajar.
Perwakilan pemerintah daerah menyampaikan bahwa sekolah-sekolah di Pulau Miangas telah menerima perangkat tersebut. Hal ini menunjukkan bahwa agenda perbaikan sekolah tidak hanya berkaitan dengan bangunan fisik, tetapi juga dengan peningkatan fasilitas pembelajaran berbasis digital.
Fokus pada sarana yang paling sering dipakai
Prabowo menegaskan bahwa perbaikan akan terus diarahkan pada fasilitas yang paling sering digunakan masyarakat setempat. Kunjungan ke Miangas memberi kesempatan bagi Kepala Negara untuk melihat langsung kondisi lapangan di wilayah paling utara Indonesia itu.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas sambutan warga Miangas. Prabowo mengatakan dirinya merupakan Presiden Indonesia kedua yang pernah datang ke pulau tersebut.
Pendidikan, kesehatan, dan ekonomi lokal ikut disentuh
Selain membahas pendidikan dan kesehatan, Prabowo juga menyerahkan bantuan untuk nelayan. Bantuan itu berupa satu kapal berukuran 15 gross tonnage atau 15 GT yang diharapkan bisa membantu aktivitas melaut warga.
Bantuan tersebut melengkapi agenda pemerintah di Miangas yang menempatkan kebutuhan dasar masyarakat sebagai prioritas. Pendidikan, kesehatan, dan dukungan ekonomi lokal diposisikan sebagai bagian dari perhatian terhadap pulau-pulau terluar Indonesia.
Miangas punya arti strategis
Prabowo tiba di Miangas setelah menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi ke-48 ASEAN di Cebu, Filipina. Pulau itu berada di ujung utara Indonesia dan berbatasan dekat dengan Filipina.
Letak tersebut membuat Miangas kerap dipandang strategis dalam pembahasan wilayah perbatasan. Dalam konteks itulah janji renovasi sekolah nasional yang disampaikan di pulau terluar ini menegaskan bahwa perbaikan fasilitas dasar juga diarahkan ke wilayah yang paling jauh dari pusat pemerintahan.
Source: www.viva.co.id