Hanya Selisih Rp 1,365 Juta, XSR155 Punya Tenaga Jauh di Atas W175 Street

Author: Redaksi Android62

Selisih harga Yamaha XSR155 dan Kawasaki W175 Street ABS 2026 di Jakarta hanya Rp 1.365.000, tetapi perbedaan performanya cukup lebar. XSR155 menghasilkan 18,7 hp, sedangkan W175 Street berada pada 12,8 hp.

Perbedaan itu membuat calon pembeli perlu melihat kebutuhan berkendara, bukan hanya terpaku pada desain lampu bulat dan siluet klasik. Yamaha menawarkan paket neo-retro yang sporty, sementara Kawasaki mempertahankan pengalaman berkendara yang lebih santai.

Performa Mesin Menjadi Pembeda Utama

Yamaha XSR155 memakai mesin satu silinder 155cc SOHC empat klep dengan pendingin cairan dan Variable Valve Actuation atau VVA. Mesin tersebut menghasilkan torsi 14 Nm pada 7.500 rpm serta tenaga puncak 18,7 hp pada 10.000 rpm.

Karakter mesin XSR155 dirancang responsif di putaran bawah dan tetap kuat ketika putaran meningkat. Transmisi enam percepatan serta assist & slipper clutch menambah kelengkapan yang tidak disebutkan tersedia pada W175 Street.

Kawasaki W175 Street mengandalkan mesin satu silinder 177cc SOHC dua klep berpendingin udara. Tenaga puncaknya mencapai 12,8 hp pada 7.500 rpm dengan torsi 13,3 Nm pada 6.000 rpm.

Mesin W175 Street lebih menekankan tarikan halus pada putaran rendah dibanding akselerasi tinggi. Karakter tersebut mendukung penggunaan sehari-hari yang tidak menuntut respons sporty.

Aspek Yamaha XSR155 Kawasaki W175 Street
Mesin 155cc, pendingin cairan 177cc, pendingin udara
Tenaga 18,7 hp pada 10.000 rpm 12,8 hp pada 7.500 rpm
Torsi 14 Nm pada 7.500 rpm 13,3 Nm pada 6.000 rpm
Transmisi 6 percepatan 5 percepatan
Bobot 134 kg 135 kg

Paket Modern untuk Pengendalian Sporty

Selain mesin, XSR155 membawa rangka Deltabox, suspensi depan upside-down, dan monoshock di belakang. Bobotnya 134 kg, atau satu kilogram lebih ringan daripada W175 Street yang berbobot 135 kg.

Sistem pengereman XSR155 menggunakan cakram pada roda depan dan belakang. Kelengkapan ini berpadu dengan lampu full LED serta panel instrumen LCD digital berbentuk bulat.

Tampilan motor ini tetap meminjam unsur motor retro melalui tangki bergaya klasik, lampu depan bulat, dan jok datar. Namun, fondasi teknisnya diarahkan untuk pengendara yang menginginkan handling modern pada pemakaian harian atau touring ringan.

W175 Street Menjaga Nuansa Klasik

Kawasaki W175 Street memakai suspensi teleskopik di depan dan dual shock di belakang. Setang tinggi serta posisi duduk tegak memberi karakter berkendara yang lebih rileks.

Detail klasiknya terlihat pada tangki membulat, lampu depan halogen bulat, panel instrumen analog, dan velg palang 17 inci. Sistem remnya memakai cakram depan serta tromol belakang.

W175 Street juga dilengkapi starter elektrik dan kick starter untuk mendukung pengoperasian yang sederhana. Perpaduan mesin berpendingin udara dan perangkat yang tidak rumit menjadi bagian dari daya tarik model ini.

Harga Berdekatan, Prioritas Pengguna Berbeda

Yamaha XSR155 dipasarkan mulai Rp 40.265.000 OTR Jakarta, sedangkan Kawasaki W175 Street ABS 2026 dibanderol Rp 38.900.000 OTR Jakarta. Jarak harga yang tipis membuat perbedaan karakter kedua motor semakin penting dipertimbangkan.

Data perbandingan yang dihimpun ridertua.com menunjukkan XSR155 unggul pada tenaga, jumlah percepatan, teknologi mesin, dan perangkat pengereman. Sebaliknya, Kawasaki W175 Street menawarkan pendekatan retro klasik dengan posisi duduk santai serta mesin yang lebih sederhana.

Pilihan dapat diarahkan kepada XSR155 bagi pengendara yang membutuhkan performa dan kelengkapan modern. W175 Street lebih sesuai bagi pengguna yang mengutamakan sensasi klasik dan ritme berkendara yang tenang.

Berita Terbaru