Dari Rumah dengan Satu Motor, Alifia Raih Kursi Agronomi UGM lewat SNBP

Author: Redaksi Android62

Alifia Citra Ayuningtyas berhasil diterima di Program Studi Agronomi, Fakultas Pertanian, Universitas Gadjah Mada melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi atau SNBP. Capaian itu diraih di tengah kondisi keluarga yang masih menghitung kebutuhan transportasi dan kemungkinan biaya kos selama masa kuliah.

Keluarga Alifia hanya memiliki satu motor untuk menunjang mobilitas sehari-hari. Situasi tersebut menjadi perhatian karena perjalanan dari rumah menuju kampus dan kebutuhan kegiatan perkuliahan tetap memerlukan biaya.

Alifia dibesarkan oleh ibunya, Martini, yang menanggung tiga anak seorang diri. Martini bekerja sebagai buruh lepas dan asisten rumah tangga dengan penghasilan terbatas.

Penerimaan di UGM memberi harapan baru bagi Alifia untuk melanjutkan pendidikan tanpa menambah beban keluarga secara berlebihan. Ia juga memperoleh dukungan beasiswa dari kampus serta mitra kampus untuk membantu pembiayaan pendidikan.

Namun, bantuan tersebut belum menutup seluruh kebutuhan selama menempuh kuliah. Transportasi dan kebutuhan perkuliahan sehari-hari masih menjadi bagian yang dipertimbangkan keluarga.

Aspek Keterangan
Perguruan tinggi Universitas Gadjah Mada
Program studi Agronomi, Fakultas Pertanian
Jalur masuk Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi
Sekolah asal SMA Unggulan CT ARSA Foundation

Dukungan pendidikan sejak sekolah

Sebelum berstatus mahasiswa UGM, Alifia bersekolah di SMA Unggulan CT ARSA Foundation. Para siswa di sekolah itu memperoleh beasiswa penuh sehingga dapat menjalani pendidikan tanpa biaya.

Kesempatan tersebut dimanfaatkan Alifia untuk membangun rekam jejak di luar pembelajaran kelas. Ia aktif dalam organisasi jurnalistik dan Dewan Ambalan VI Gudep SMA Unggulan CT ARSA Foundation.

Alifia juga pernah menjalankan peran sebagai English Ambassador di sekolahnya. Selain kegiatan organisasi, ia meraih Juara III Lomba Business Model Canvas.

Aktivitas dan capaian tersebut menjadi bagian dari portofolio yang mendukung langkahnya pada jalur SNBP. Jalur ini menilai rekam jejak prestasi siswa selama bersekolah.

Pengumuman yang disambut keluarga

Menurut keterangan UGM yang dikutip detik.com, Alifia sempat tidak menyangka dapat lolos pada pilihan Program Studi Agronomi. Pengumuman kelulusan dibuka oleh adiknya pada pukul 15.00 dan langsung disambut kegembiraan di rumah.

“Saya ingat, jam 3 sore. Yang membukakan pengumuman saat itu adik saya, adik saya teriak ‘lolos kak, alhamdulillah!’. Bersyukur, saya lolos di pilihan agronomi,” ujar Alifia.

Sejak awal, pertimbangan ekonomi turut memengaruhi pilihannya menjadikan UGM sebagai tujuan pendidikan tinggi. Alifia menilai biaya kuliah dan biaya hidup di wilayah kampus tersebut lebih terjangkau dibandingkan pilihan kampus lain.

Martini menyampaikan rasa syukur atas penerimaan putrinya di UGM dan dukungan pendidikan yang diperoleh. “Saya sangat bersyukur. Saya yang hanya bekerja sebagai buruh lepas dan asisten rumah tangga dengan penghasilan yang sangat terbatas,” tutur Martini.

Menurut Martini, perjalanan Alifia hingga diterima di kampus tersebut menjadi pencapaian besar bagi keluarga. Dukungan yang diterima Alifia juga membantu membuka jalan untuk melanjutkan pendidikan tinggi.

Alifia menegaskan keinginannya untuk menggunakan kesempatan kuliah sebaik mungkin. Ia mengajak siswa lain agar tetap berani mencoba meski menghadapi kendala biaya pendidikan.

“Jangan takut untuk mencoba semua hal. Meskipun kita belum tahu hasilnya seperti apa, suatu hari nanti pengalaman itu akan menjadi cerita, penyemangat, atau membentuk karakter kita menjadi lebih kuat,” kata Alifia.

Berita Terbaru