Casa Grata kini melangkah lebih jauh dari dapur keluarga menuju pasar internasional. Merek camilan sehat berbasis nabati ini sudah menembus Malaysia, lalu berkembang ke Singapura, Korea Selatan, Australia, dan Kanada dalam skala business to consumer atau B2C.
Perkembangan itu didorong oleh rangkaian pameran dan program pendampingan usaha. Dalam ajang Food & Hotel Asia (FHA) & Beverage di Singapura pada 2025, Casa Grata bertemu calon pembeli dari berbagai negara dan membuka peluang bisnis baru.
Ekspansi dipacu pameran dan kurasi usaha
Casa Grata juga mengikuti BRI UMKM EXPO(RT) 2023 dan BRI UMKM EXPO(RT) 2025. Sebelum tampil di pameran, perusahaan menjalani kurasi dan inkubasi Growpreneur by BRI selama sekitar dua hingga tiga bulan.
Selama proses itu, tim mendapat masukan dari mentor mengenai strategi pemasaran dan pengembangan kemasan produk. Casa Grata kemudian meraih penghargaan Best Participant dalam program inkubasi Growpreneur, sekaligus masuk Top 20 Pengusaha Muda Brilian pada 2024.
Dari Bali, lalu merambah kota-kota besar
Sebelum melangkah ke pasar luar negeri, Casa Grata lebih dulu membidik Bali sebagai pasar awal. Langkah ini dipilih karena masyarakat Bali dan wisatawan mancanegara dinilai sudah akrab dengan produk gluten free dan camilan sehat.
Setelah sambutan di Bali dinilai positif, distribusi diperluas ke Jakarta. Kini produk Casa Grata juga hadir di Surabaya, Bandung, Riau, hingga Jayapura, memperlihatkan jangkauan yang makin luas di dalam negeri.
Varian produk terus bertambah
Casa Grata memulai usahanya pada 2018 dengan nama Taste Home, sebelum berganti menjadi Casa Grata setahun kemudian. Fokusnya tetap sama, yakni menghadirkan camilan yang enak, sehat, dan cocok untuk konsumen yang ingin menjaga pola makan.
Produk pertamanya adalah crackers dengan tiga varian rasa, yaitu herbs, sesame, dan sea salt. Pada 2021, perusahaan menambah varian baru melalui hasil riset dan pengembangan, yakni onion, cajun, dan cinnamon.
| Produk | Varian Rasa | Keterangan |
|---|---|---|
| Crackers awal | Herbs, Sesame, Sea Salt | Produk pertama Casa Grata |
| Crackers baru | Onion, Cajun, Cinnamon | Diluncurkan pada 2021 |
| Cookies | Chocolate, Caramel, Dates/Kurma, Salciz | Hadir pada 2024 |
Pada 2024, Casa Grata memperluas lini bisnis dengan cookies dalam empat varian rasa, yaitu chocolate, caramel, dates atau kurma, serta satu varian gurih bernama Salciz. Produk-produk itu kini juga masuk ke jaringan ritel modern.
Berangkat dari kebiasaan makan sehat di keluarga
Latar belakang Casa Grata berakar pada kondisi kesehatan keluarga Jane Tanuwijaya. Ibunya merupakan penyintas kanker, ayahnya pernah menjalani pemasangan ring jantung, sementara saudara-saudaranya mengalami intoleransi laktosa dan gluten.
Sejak kecil, Jane terbiasa dengan nasi merah, nasi hitam, lentil, dan berbagai bahan pangan yang lebih sehat. Kebiasaan itu kemudian membentuk cara pandang terhadap camilan, yang akhirnya dibuat untuk konsumsi sendiri sebelum dibagikan ke orang-orang terdekat.
Fokus pada rasa, kualitas, dan keamanan pangan
Jane menegaskan bahwa camilan sehat tidak harus terasa membatasi. Menurutnya, langkah kecil seperti memilih snack yang lebih baik dapat menjadi awal kebiasaan hidup sehat tanpa harus dilakukan secara ekstrem.
Seluruh produk Casa Grata dibuat dari bahan dasar almond dan kacang mede. Camilan tersebut dipanggang, bukan digoreng, serta tidak menggunakan bahan pengawet maupun perasa buatan.
Perusahaan juga memastikan produknya telah melalui pengujian laboratorium. Saat ini Casa Grata tengah menyiapkan ekspansi kapasitas produksi dan memperkuat sertifikasi, termasuk HACCP atau Hazard Analysis and Critical Control Points.
Omzet naik, permintaan ikut meluas
Dampak dari pameran dan pendampingan bisnis terlihat pada kinerja usaha. Jane menyebut omzet Casa Grata meningkat sekitar 30% dibandingkan sebelum mengikuti program-program tersebut.
Meski bisnis tetap mengalami pasang surut, Casa Grata pernah mencatat penjualan tertinggi sekitar 17 ribu kemasan dalam satu proyek. Di pasar ritel, produk mereka tersedia di Food Hall dan sejumlah toko makanan sehat di Jakarta, serta di beberapa resor dan kafe di Bali.
Jane menilai ekspor tidak hanya bergantung pada kualitas produk. Kesiapan logistik, distributor, dan mitra bisnis di negara tujuan juga menjadi faktor penting agar pasar yang sudah terbuka dapat terus dipertahankan.
Respons konsumen sejauh ini cukup positif, terutama karena camilan Casa Grata dinilai enak sekaligus terasa lebih sehat. Beberapa varian seperti Herbs dan Onion & Garlic disebut punya rasa yang pas dan tidak cepat membuat enek, sehingga cocok untuk konsumsi harian maupun saat bepergian.
Selain pasar yang sudah berjalan, Australia kini menjadi salah satu negara yang dibidik karena dianggap punya potensi besar meski persaingannya juga ketat. Dengan dukungan sertifikasi dan kapasitas produksi yang terus diperkuat, Casa Grata menyiapkan langkah berikutnya untuk menjaga laju ekspansi yang sudah dimulai dari dapur keluarga.
