Kambing Mulai Rp2,8 Juta Dan Sapi Rp20 Juta Ke Atas, Pasar Kurban Jabodetabek Makin Ketat

Author: Redaksi Android62

Di Jabodetabek, harga hewan kurban bergerak bertahap seiring permintaan yang lebih cepat meningkat menjelang Iduladha 1447 Hijriah. Bobot hewan masih menjadi acuan utama, tetapi jenis ternak, kondisi kesehatan, serta layanan tambahan juga ikut menentukan nilai jual akhirnya.

Untuk kambing dan domba, pasar masih ramai oleh pemburu kurban individu. Hewan berbobot 20–25 kg umumnya dipasarkan di kisaran Rp2,8 juta sampai Rp3,5 juta, lalu naik menjadi Rp3,6 juta hingga Rp4,8 juta untuk bobot 26–35 kg.

Di kelas yang lebih besar, kambing atau domba dengan bobot di atas 40 kg biasanya sudah dipatok mulai Rp5 juta ke atas. Saat stok mulai menipis, harga di lapangan kerap ikut terangkat, sehingga pembelian lebih awal sering memberi ruang pilihan yang lebih longgar bagi calon pekurban.

Sapi juga tetap menjadi incaran, terutama untuk kurban kolektif maupun pembelian perorangan dengan kapasitas lebih besar. Jenis yang banyak diminati meliputi Sapi Bali, Madura, hingga Limousin dan Simental untuk kelas premium.

Kisaran harga sapi menunjukkan selisih yang cukup jelas antar bobot. Sapi berbobot 250–300 kg berada pada rentang Rp20 juta sampai Rp24 juta, sedangkan bobot 300–400 kg umumnya naik ke Rp25 juta hingga Rp32 juta.

Untuk kelas yang lebih berat, sapi berbobot 500–700 kg dapat mencapai Rp45 juta sampai Rp65 juta. Pola ini memperlihatkan bahwa bobot tetap menjadi faktor paling kuat dalam membentuk harga hewan kurban di pasar Jabodetabek.

Kenaikan minat biasanya mulai terasa sejak awal Mei dan mendorong penyesuaian harga di tingkat peternak maupun pedagang. Karena itu, angka yang beredar di pasar sifatnya hanya kisaran rata-rata dan masih bisa berubah mengikuti kondisi lapangan.

Selain permintaan, ongkos logistik juga ikut membentuk harga akhir. Pengiriman dari sentra ternak seperti Jawa Tengah, Jawa Timur, dan NTB menambah biaya yang kemudian tercermin pada harga jual di Jabodetabek.

Kondisi kesehatan hewan pun tidak bisa diabaikan. Hewan yang sehat harus dibuktikan dengan sertifikat resmi, sementara sebagian penjual juga menambahkan layanan penitipan hewan dan pengantaran ke lokasi penyembelihan.

Dengan kombinasi permintaan yang naik lebih awal, stok yang bergerak dinamis, dan biaya tambahan di luar harga dasar, calon pembeli perlu menyiapkan anggaran sejak dini. Membeli dari penjual terpercaya juga penting agar hewan yang dipilih sesuai syarat kesehatan dan ketentuan syariat.

Source: www.medcom.id
Berita Terbaru