Ledakan Tambang Di Cundinamarca Tewaskan 9 Pekerja, Peringatan Gas Sudah Lebih Dulu Keluar

Author: Redaksi Android62

Sembilan pekerja tewas dan enam lainnya luka-luka setelah ledakan terjadi di sebuah tambang batu bara bawah tanah di Sutatausa, Cundinamarca, Kolombia. Peristiwa ini langsung menyorot kembali risiko besar di sektor pertambangan setempat, terutama ketika bahaya di dalam tambang ternyata sudah lebih dulu terdeteksi.

Ledakan itu terjadi di lokasi yang dioperasikan Carbonera Los Pinos, sekitar 72 kilometer di utara Bogota. Para pekerja disebut berada setidaknya 600 meter di bawah tanah saat insiden berlangsung.

Peringatan sudah lebih dulu muncul

National Mining Agency telah mengeluarkan rekomendasi pengendalian risiko untuk lokasi tersebut beberapa pekan sebelum tragedi. Saat inspeksi pada 9 April, lembaga itu menemukan gas, termasuk metana, yang dinilai berbahaya.

Agensi tersebut juga menegaskan bahwa deposit batu bara dapat mengandung akumulasi gas seperti metana dan konsentrasi debu batu bara. Dalam keterangannya, kondisi seperti itu sudah diperingatkan saat inspeksi lapangan.

Fakta itu membuat ledakan di Sutatausa menjadi semakin tragis. Bahaya yang sudah diidentifikasi sebelumnya justru berujung pada insiden mematikan di tempat para penambang bekerja.

Diduga dipicu penumpukan gas

Otoritas tambang menyebut ledakan terjadi setelah penumpukan gas di lokasi. Pemerintah daerah juga mengatakan kejadian itu “tampaknya disebabkan oleh penumpukan gas”, sementara National Mining Agency menyebut penyebab awalnya adalah akumulasi gas di dalam tambang.

Di tengah kondisi tersebut, proses penyelamatan harus berjalan hati-hati. Pihak berwenang tetap memeriksa kadar gas di dalam tambang sebelum melanjutkan operasi lebih jauh.

Gubernur Cundinamarca Jorge Emilio Rey pada awalnya menyampaikan bahwa 12 orang terjebak dan tiga lainnya berhasil keluar. Ia kemudian mengatakan petugas penyelamat sedang menuju lokasi dan membagikan gambar ambulans di pintu masuk tambang.

National Mining Agency menyatakan enam penambang berhasil diselamatkan hidup-hidup berkat upaya penyelamatan yang cepat. Sementara itu, enam pekerja yang terluka dibawa ke rumah sakit setempat untuk mendapat perawatan.

Menggambarkan rapuhnya keselamatan tambang

Insiden di Cundinamarca kembali menunjukkan tingginya risiko keselamatan kerja di sektor tambang Kolombia. Negara itu memiliki banyak tambang emas dan batu bara, baik di permukaan maupun bawah tanah, dan kecelakaan kerap terjadi terutama di operasi ilegal atau yang tidak menjalankan langkah keselamatan memadai.

Di wilayah tempat ledakan terjadi, tambang yang tidak memenuhi standar keamanan juga masih beroperasi. Kondisi tersebut membuat bahaya di tambang batu bara bukan hanya soal kedalaman, tetapi juga soal gas metana, debu batu bara, dan pengawasan yang lemah.

Rey menyampaikan duka mendalam atas tragedi itu. Di balik operasi penyelamatan yang masih berlangsung, perhatian utama kini tertuju pada bagaimana mencegah peringatan berikutnya kembali datang terlambat.

Redaksi Android62
Redaksi Android62

Android62.com menghadirkan berita dari beragam sumber dengan penyajian unik, ringkas, dan informatif untuk pembaca modern.

Newsletter Text above the Email input field
Follow Us
Berita Terbaru