PT Pyridam Farma Tbk (PYFA) bersiap menambah modal melalui aksi Penambahan Modal Dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu II atau right issue. Perseroan akan menerbitkan maksimal 5,7 miliar saham baru dengan nilai nominal Rp 100 per saham untuk memperkuat struktur permodalan dan membuka ruang ekspansi bisnis.
Selain saham baru, PYFA juga menyiapkan penerbitan waran dalam skema yang sama. Instrumen tambahan ini disusun untuk mendukung rencana ekspansi melalui akuisisi usaha di masa depan.
Direktur PYFA Sinta L. Ningsih menyebut dana yang dihimpun akan dipakai secara terukur agar fundamental perusahaan semakin kuat. Ia menilai restu pemegang saham menjadi dukungan penting bagi transformasi perseroan di tengah industri kesehatan yang semakin dinamis.
Dukung penguatan ekosistem kesehatan
PYFA ingin memanfaatkan kepercayaan pemegang saham untuk melengkapi ekosistem bisnisnya. Sebagai perusahaan farmasi, perseroan juga menargetkan penyediaan produk dan layanan kesehatan terbaik dengan teknologi mutakhir bagi masyarakat.
Struktur aksi korporasi ini juga memuat penawaran waran dengan jumlah maksimal 35 persen dari total saham yang telah ditempatkan dan disetor penuh. Menurut Sinta, waran dapat memberi nilai tambah bagi pemegang saham sekaligus menjadi instrumen tambahan bagi permodalan perseroan lewat konversi di masa mendatang.
Jadwal pelaksanaan sudah disiapkan
PYFA menargetkan periode pelaksanaan HMETD pada Juli 2026. Seluruh rangkaian aksi korporasi itu ditargetkan rampung pada kuartal III-2026.
Perseroan juga berharap pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan bisa diperoleh pada akhir Juni 2026. Dengan begitu, tahapan pelaksanaan hak tersebut dapat berjalan sesuai jadwal yang sudah disiapkan.
Ke depan, arah pertumbuhan PYFA akan tetap difokuskan pada optimalisasi portofolio bisnis dan penguatan operasional secara berkelanjutan. Manajemen menilai langkah ini sejalan dengan upaya menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan.
Arah tersebut juga dikaitkan dengan prinsip tata kelola perusahaan yang baik dalam menjalankan ekspansi dan penguatan usaha. Dengan modal yang diperkuat, PYFA menempatkan aksi korporasi ini sebagai pijakan untuk mendukung strategi bisnis berikutnya.







