Saldo rekening KKS milik banyak Keluarga Penerima Manfaat masih belum terisi hingga Minggu, 19 April 2026. Situasi ini membuat penyaluran PKH dan BPNT tahap 2 untuk periode April hingga Juni 2026 menjadi sorotan karena proses pencairannya belum berjalan merata di seluruh daerah.
Kondisi tersebut menunjukkan bahwa dana bantuan masih bergerak bertahap melalui bank penyalur. Di sejumlah wilayah, penerima yang rutin mengecek mutasi rekening masih mendapati saldo kosong, meski mereka sudah masuk dalam daftar sasaran bantuan pada periode yang sama.
Penyaluran Masih Berjalan Bertahap
Pola penyaluran yang belum serentak membuat hasil pencairan berbeda antarwilayah. Seorang penerima di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, bahkan dilaporkan masih melihat rekeningnya kosong saat pengecekan saldo dilakukan sekitar pukul 09.00 WIB.
Temuan itu menggambarkan bahwa pencairan pada hari tersebut belum menjangkau seluruh KPM sekaligus. Sebagian penerima bisa saja lebih dulu menerima dana, sedangkan yang lain masih menunggu antrean penyaluran di bank penyalur.
Proses Administrasi dan Distribusi Belum Selesai
Informasi yang dihimpun juga menyebut bantuan tahap 2 untuk PKH dan BPNT masih dalam proses distribusi. Karena itu, saldo KKS tidak otomatis terisi meski nama penerima sudah tercatat sebagai sasaran bantuan.
Di sisi lain, pemerintah masih menyelesaikan urusan administrasi dan teknis agar penyaluran berjalan lebih tertib. Proses susulan juga tetap menjadi bagian dari tahapan distribusi yang tengah dituntaskan.
Validasi Data Tetap Dijalankan
Selain pencairan, pemerintah juga melakukan validasi dan pemutakhiran data melalui Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial atau DTSEN. Langkah ini dipakai untuk memastikan bantuan tetap mengalir kepada penerima yang tepat.
Pemutakhiran data membantu menyesuaikan sistem penyaluran sebelum dana benar-benar masuk ke rekening KKS. Dengan cara itu, potensi data yang belum sinkron atau penerima yang tidak sesuai bisa ditekan.
Perkiraan Pencairan Berikutnya
Meski belum merata hingga pertengahan April, penyaluran PKH dan BPNT tahap 2 diperkirakan mulai bergulir pada akhir April 2026. Setelah itu, proses pencairan diperkirakan terus berlangsung bertahap sampai Juni bagi penerima yang memenuhi syarat di masing-masing daerah.
Karena pencairan tidak datang serentak, penerima perlu memantau saldo secara berkala. Pengecekan dapat dilakukan lewat aplikasi mobile banking sesuai bank penyalur KKS, seperti Livin’ by Mandiri, BRImo dari Bank BRI, Wondr by BNI, dan BYOND milik Bank BSI.
Cara Memeriksa Status Jika Dana Belum Masuk
Penerima cukup membuka aplikasi perbankan, lalu masuk ke menu saldo atau mutasi rekening. Dari sana, status masuk tidaknya bantuan biasanya bisa langsung terlihat tanpa perlu datang ke ATM.
Jika hingga akhir April dana belum diterima, status kepesertaan bisa dicek melalui situs cekbansos.kemensos.go.id. Pemeriksaan ini membantu KPM memastikan apakah namanya masih aktif dalam daftar penerima bantuan.
Koordinasi dengan pendamping sosial setempat juga penting untuk menelusuri status rekening KKS. Langkah ini membantu membedakan apakah kendala berasal dari data kepesertaan, status rekening, atau masih menunggu giliran pencairan di bank penyalur.
